
Manega Kerinci – Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) MAN 3 Kerinci tahun ajaran 2025/2026 resmi digelar pada 14-16 Juli 2025 di Aula MAN 3 Kerinci. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan lingkungan madrasah kepada siswa baru, menanamkan nilai-nilai keagamaan, serta membangun karakter yang inklusif dan toleran. Salah satu materi utama yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah Moderasi Beragama, yang dibawakan oleh Pengawas Madrasah Kemenag Kerinci, Bapak Syahrudin, S.Ag, M.PdI.Dalam pemaparannya, Syahrudin menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai landasan dalam menjalani kehidupan beragama yang seimbang dan harmonis. “Moderasi beragama adalah sikap tawassuth, yaitu berada di tengah-tengah, tidak ekstrem kiri maupun kanan. Kita harus menjalankan agama dengan penuh toleransi, menghormati perbedaan, dan memanusiakan manusia tanpa memandang latar belakang,†ujar Syahrudin di hadapan siswa baru, guru, dan tenaga kependidikan, Selasa (15/7/2025).Beliau menjelaskan bahwa moderasi beragama merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama RI yang bertujuan menciptakan harmoni sosial di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia. Melalui pendekatan ini, siswa diajak untuk memahami nilai-nilai agama secara mendalam namun tetap terbuka terhadap keberagaman. “Sebagai generasi muda, kalian harus menjadi agen moderasi beragama, yang mampu merajut kebersamaan dan mencegah konflik akibat perbedaan keyakinan,†tambahnya.Kegiatan Matsama MAN 3 Kerinci diikuti oleh 50 siswa baru dan berlangsung selama tiga hari. Selain materi moderasi beragama, siswa juga mendapatkan pengenalan tentang budaya madrasah, tata tertib, serta kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan karakter dan prestasi. Kepala MAN 3 Kerinci, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada Syahrudin atas penyampaian materi yang inspiratif. “Materi ini sangat relevan untuk membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan sikap inklusif,†ujarnya.Syahrudin juga mengingatkan para siswa untuk menghindari sikap ekstremisme dan radikalisme, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. “Moderasi beragama bukan berarti mengurangi keimanan, tetapi justru memperkuat keimanan dengan cara yang bijaksana dan damai,†tegasnya.Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana siswa antusias bertanya tentang penerapan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Matsama ini diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa baru MAN 3 Kerinci untuk menjadi generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat. (Humas MAN 3 Kerinci.
|
88x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...