
Manega Kerinci - Di sela-sela jam istirahat di MAN 3 Kerinci, sebuah pemandangan inspiratif terlihat ketika Noflia Hadi, S.PdI, salah satu guru senior, menunjukkan aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Tidak hanya memberikan instruksi dari kejauhan, Noflia Hadi terjun langsung memungut sampah dan merapikan area di sekitarnya. Tindakan ini mencerminkan prinsip "memulai dari diri sendiri" yang ia pegang teguh dalam keseharian.
Menurut Noflia Hadi, pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan secara lisan di dalam kelas. Ia meyakini bahwa seorang pendidik harus menjadi teladan bagi siswanya. Dengan membersihkan lingkungan sekitar terlebih dahulu, ia merasa memiliki kekuatan moral yang lebih besar saat mengajak siswa melakukan hal serupa. "Kita harus mengutamakan membersihkan area di sekitar kita terlebih dahulu sebelum mengajak orang lain. Jika lingkungan di dekat kita saja tidak kita hiraukan, bagaimana mungkin orang lain akan tergerak mengikuti seruan kita?" ungkap Noflia Hadi.
Filosofi ini diterapkan secara konsisten oleh Noflia Hadi di lingkungan madrasah, baik di kantor maupun di halaman sekolah. Aksi spontan yang ia lakukan perlahan memengaruhi perilaku para siswa. Melihat gurunya tidak segan turun tangan demi kebersihan, para siswa di sekitarnya pun ikut membantu. Tanpa banyak kata, Noflia Hadi berhasil menciptakan efek domino positif yang mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dan asri.
Kepala MAN 3 Kerinci memberikan apresiasi atas pendekatan yang dilakukan Noflia Hadi. Ia dinilai sebagai sosok guru yang memahami esensi dakwah melalui perbuatan atau dakwah bil hal. Di lingkungan madrasah, tindakan nyata seperti ini dianggap lebih bermakna dibandingkan sekadar teori, karena langsung menyentuh aspek emosional dan kesadaran peserta didik.
Selain aspek fisik, filosofi yang dipegang Noflia Hadi juga bermakna pembersihan diri secara spiritual. Ia mengajarkan bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian dari iman, dan memulainya dari lingkungan terdekat adalah bentuk rasa syukur atas nikmat tempat menuntut ilmu yang telah diberikan Allah SWT. Semangat ini terus ia tularkan kepada rekan sejawat dan seluruh siswa di madrasah.
Noflia Hadi berharap budaya "bersihkan sekitar dulu" dapat menjadi identitas seluruh warga MAN 3 Kerinci. Dengan keteladanan yang diberikan guru-guru seperti dirinya, madrasah optimistis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan tinggi terhadap lingkungan. Tindakan sederhana ini menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan dengan tulus dan konsisten.
|
339x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...