
KERINCI – Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) MAN 3 Kerinci, Bapak Priyoga, M.Pd., menegaskan pentingnya pemanasan sebelum memulai aktivitas olahraga di sekolah. Dalam setiap sesi pelajaran PJOK, beliau selalu mengingatkan siswa untuk tidak langsung bermain bola atau berlari sebelum tubuh benar-benar siap. Penekanan ini bertujuan untuk mencegah cedera otot dan meningkatkan performa atletik para siswa.
Menurut Bapak Priyoga, ada tiga tahap pemanasan yang wajib dilakukan sebelum memulai inti olahraga. Tahap pertama adalah pemanasan statis (stretching), yang dilakukan mulai dari kepala hingga ujung kaki. Pada tahap ini, siswa diminta menahan setiap gerakan peregangan selama delapan detik. Gerakan ini difokuskan pada leher, bahu, pinggang, dan tungkai kaki, dengan manfaat utama meningkatkan fleksibilitas dan elastisitas otot.
Tahap kedua adalah pemanasan dinamis (mobilisasi), yang berbeda dari pemanasan statis karena melibatkan gerakan aktif dan berulang. Contohnya, siswa diajak melakukan jumping jacks, lari kecil di tempat, atau memutar sendi bahu secara berulang. Tahap ini bertujuan meningkatkan aliran darah dan detak jantung, serta mempersiapkan sendi untuk rentang gerak yang lebih luas.
Tahap ketiga adalah pemanasan spesifik yang disesuaikan dengan cabang olahraga yang akan dimainkan pada hari itu. Misalnya, jika pelajaran hari itu adalah sepak bola, siswa melakukan dribbling pendek atau lari zig-zag. Untuk pelajaran voli, siswa difokuskan pada gerakan tangan dan lompatan ringan. Penyesuaian gerakan ini bertujuan agar otot dan sendi lebih siap menghadapi aktivitas olahraga tertentu.
Bapak Priyoga menyoroti bahwa masih banyak siswa yang cenderung mengabaikan pemanasan karena ingin segera bermain. "Banyak siswa yang meremehkan pemanasan karena ingin langsung bermain. Padahal, suhu tubuh harus naik perlahan agar jantung dan otot tidak 'kaget'. Sehat itu bonus, tapi keamanan saat berolahraga adalah prioritas," ujarnya saat ditemui di lapangan sekolah.
Dengan penerapan tiga tahap pemanasan ini secara rutin, diharapkan siswa MAN 3 Kerinci tidak hanya mampu meraih prestasi di bidang olahraga, tetapi juga memahami pentingnya keselamatan dan kedisiplinan dalam menjaga kesehatan fisik. Guru dan pihak sekolah terus mengingatkan bahwa pemanasan merupakan bagian tak terpisahkan dari setiap aktivitas olahraga, demi mencegah risiko cedera dan menjaga kebugaran siswa.
|
336x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...