Selamat Datang di Website Resmi MAN 3 Kerinci # Selamat Datang di Website Resmi Madrasah Aliyah Negeri 3 Kerinci -> Jln. MAN 3 Kerinci Desa Pedung Talang Genting Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi # # #
Diposting Pada: Senin, 02 Maret 2026

Buya Abdul Aziz Jelaskan Tujuh Pembatal Puasa Ramadan

Buya Abdul Aziz Jelaskan Tujuh Pembatal Puasa Ramadan

Manega Kerinci - Dalam rangka meningkatkan pemahaman umat Muslim tentang ibadah puasa di bulan Ramadan, Buya Abdul Aziz, M.Pd, seorang pendidik di MAN 3 Kerinci, memberikan edukasi mengenai fiqih puasa kepada para siswa dan masyarakat. Ia menegaskan pentingnya mengetahui batasan-batasan syariat agar puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sah secara hukum agama.

Dalam penjelasannya, Buya Abdul Aziz menguraikan tujuh hal utama yang dapat membatalkan puasa menurut literatur fiqih yang diakui. Pertama, puasa batal jika ada benda seperti makanan, minuman, atau benda lain yang masuk ke dalam lubang tubuh yang terbuka, seperti mulut, hidung, atau telinga, secara sengaja hingga mencapai bagian dalam tubuh (jauf). Kedua, memasukkan obat melalui jalan depan (qubul) atau jalan belakang (dubur), misalnya untuk pengobatan ambeien atau penggunaan kateter, juga membatalkan puasa.

Ketiga, muntah dengan sengaja dapat membatalkan puasa. Namun, jika muntah terjadi secara tidak sengaja, puasa tetap sah selama tidak ada material muntahan yang tertelan kembali. Keempat, melakukan hubungan suami istri (jima’) secara sengaja di siang hari Ramadan tidak hanya membatalkan puasa, tetapi juga mewajibkan pelakunya membayar kaffarah atau denda yang berat.

Kelima, keluarnya air mani dengan sengaja, misalnya melalui onani atau bercumbu, membatalkan puasa. Berbeda halnya jika air mani keluar karena mimpi basah (ihtilam), maka puasa tetap sah. Keenam, bagi perempuan, keluarnya darah haid atau nifas, meskipun hanya sesaat sebelum waktu berbuka, secara otomatis membatalkan puasa pada hari tersebut.

Ketujuh, seseorang yang mengalami gangguan jiwa (gila) atau keluar dari agama Islam (murtad) saat berpuasa, maka kewajiban dan keabsahan puasanya langsung gugur. Hal ini menjadi perhatian penting agar setiap Muslim memahami kondisi-kondisi yang dapat membatalkan puasa.

"Memahami pembatal puasa adalah fondasi agar ibadah kita tidak sia-sia. Kita ingin puasa kita diterima oleh Allah SWT, bukan hanya mendapatkan haus dan lapar saja," ujar Buya Abdul Aziz, M.Pd. Ia menekankan bahwa pemahaman ini sangat penting agar umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan benar dan penuh makna.

Selain itu, Buya Abdul Aziz juga berpesan kepada seluruh siswa MAN 3 Kerinci dan masyarakat umum untuk selalu mengisi waktu selama Ramadan dengan kegiatan positif. Ia mendorong agar umat Muslim memperdalam ilmu agama dan memperbanyak amal kebaikan, sehingga Ramadan tahun ini dapat dijalani dengan lebih bermakna dan membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.

 


418x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. Hari ke -6 Ujian Madrasah di MAN 3 Kerinci Berjalan Tertib dan Lancar 695x dibaca
  2. MAN 3 Kerinci Ikuti Sosialisasi PMB ITS NU Jambi Secara Virtual 437x dibaca
  3. Kunjungan Sosial Kepala MAN 3 Kerinci ke Rumah Guru Emilda 102x dibaca
  4. Kepala MAN 3 Kerinci Hadiri Rapat Zona Integritas di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci 957x dibaca
  5. MAN 3 Kerinci Raih Peringkat III Capaian IKPA Kategori Pagu Kecil TA 2024 214x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MAN 3 Kerinci

Mars Madrasah