
Manega Kerinci - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kerinci resmi mulai menerapkan aplikasi MAGIS (Madrasah Digital Supervision) sebagai bagian dari upaya akselerasi digitalisasi dan penjaminan mutu pendidikan. Langkah ini sejalan dengan program transformasi digital yang dicanangkan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Aplikasi MAGIS merupakan platform berbasis Android yang dirancang untuk mendigitalisasi proses pengawasan, pendampingan, dan penilaian mandiri di lingkungan madrasah. Dengan penggunaan aplikasi ini, proses administrasi yang sebelumnya masih berbasis kertas kini beralih ke sistem digital yang lebih efisien dan akuntabel.
Kepala MAN 3 Kerinci, Tistiarni, S.Ag, M.PdI, menyatakan bahwa kehadiran MAGIS memberikan kemudahan bagi kepala madrasah dan pengawas dalam melakukan refleksi berkala terhadap kualitas pembelajaran di kelas. Ia menekankan bahwa seluruh data penilaian mandiri dan supervisi kini terintegrasi langsung dengan EMIS (Education Management Information System), sehingga peta mutu madrasah dapat dipantau secara real-time dan lebih akurat. "Dengan MAGIS, kita tidak lagi sekadar mengandalkan administrasi kertas. Semua data penilaian mandiri dan supervisi terintegrasi langsung dengan EMIS. Ini memungkinkan kita melihat peta mutu madrasah secara real-time dan akurat," ujar Tistiarni saat memberikan arahan kepada para guru.
Di sisi lain, Kepala Tata Usaha MAN 3 Kerinci, Mat Syukur, SM, menegaskan bahwa integrasi data melalui aplikasi ini sangat membantu dalam menjaga ketertiban administrasi. Sinkronisasi dengan sistem EMIS memastikan bahwa data yang dilaporkan ke pusat merupakan data valid yang telah diverifikasi melalui proses supervisi digital. "Tugas kami di bagian tata usaha menjadi lebih terbantu karena arus data pengawasan menjadi lebih terstruktur. Akuntabilitas kinerja madrasah kini bisa dipertanggungjawabkan secara digital," tambah Mat Syukur.
Penerapan MAGIS di MAN 3 Kerinci diharapkan membawa dampak positif, antara lain pada refleksi mandiri, pendampingan terukur, dan peningkatan mutu pembelajaran. Guru dan kepala madrasah dapat secara objektif mengevaluasi kelebihan dan kekurangan proses kegiatan belajar mengajar. Selain itu, pengawas dapat memberikan rekomendasi perbaikan yang lebih tepat sasaran berdasarkan data yang diinput dalam aplikasi.
Dengan langkah proaktif ini, MAN 3 Kerinci menunjukkan komitmennya untuk menjadi madrasah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan pendidikan Islam yang modern dan kompetitif di Kabupaten Kerinci, serta mendorong peningkatan kualitas lulusan secara berkelanjutan.
|
367x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...