
Manega Kerinci - Suasana khidmat terasa di lingkungan MAN 3 Kerinci menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan berbuka bersama di madrasah tersebut tidak hanya menjadi momen untuk menghilangkan rasa lapar dan dahaga, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana menanamkan nilai-nilai sunah Nabi Muhammad SAW kepada para siswa dan guru.
Kepala MAN 3 Kerinci menegaskan pentingnya edukasi mengenai adab makan dan minum sesuai tuntunan Rasulullah. Ia menyampaikan bahwa ibadah puasa seharusnya tidak hanya sekadar menahan lapar, tetapi juga membawa keberkahan melalui penerapan adab yang benar saat berbuka.
Dalam kegiatan buka bersama, keluarga besar MAN 3 Kerinci secara konsisten menerapkan tiga sunah utama Nabi Muhammad SAW. Pertama, mereka menyegerakan berbuka puasa segera setelah azan Magrib berkumandang, sesuai hadis yang menyatakan bahwa kebaikan akan selalu menyertai orang yang menyegerakan berbuka. Kedua, mereka mengawali berbuka dengan makanan manis seperti kurma dalam jumlah ganjil atau air putih, bukan langsung dengan makanan berat. Hal ini bertujuan menjaga kesehatan pencernaan dan mengikuti anjuran Rasulullah. Ketiga, sebelum menyantap hidangan, seluruh siswa dan guru bersama-sama membaca doa berbuka puasa sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
Pembina Keagamaan MAN 3 Kerinci juga memberikan pesan kepada para siswa agar tidak menjadikan waktu berbuka sebagai ajang balas dendam terhadap makanan. Ia mengingatkan, "Nabi mengajarkan kita untuk tidak berlebih-lebihan. Perut kita memiliki hak: sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk air, dan sepertiga untuk udara." Pesan ini bertujuan agar para siswa dapat mengendalikan diri dan tetap menjaga pola makan yang sehat serta sederhana.
Melalui kegiatan ini, pihak madrasah berharap siswa MAN 3 Kerinci tidak hanya unggul dalam bidang akademis, tetapi juga memiliki karakter mulia atau Akhlakul Karimah. Nilai-nilai kesederhanaan dan ketaatan dalam menjalankan syariat diharapkan dapat tercermin dalam kehidupan sehari-hari para siswa.
Kegiatan berbuka bersama di MAN 3 Kerinci menjadi contoh penerapan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai agama. Selain mempererat kebersamaan, momen ini juga digunakan untuk mengingatkan pentingnya berdoa dan bersyukur pada waktu berbuka, sehingga tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan jasmani, tetapi juga memperkuat spiritualitas siswa dan guru.
|
435x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...