
Manega Kerinci - Staf Khusus Menteri Agama Bidang Hubungan Antarumat Beragama, Gugun Gumilar, menegaskan bahwa penguatan Moderasi Beragama merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan dan persatuan bangsa di tengah keberagaman Indonesia. Hal ini disampaikannya dalam sebuah forum diskusi kebangsaan yang dihadiri oleh tokoh lintas agama dan pemuda.
Gugun menjelaskan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat majemuk dengan ribuan suku dan beragam keyakinan. Tanpa adanya sikap moderat dalam beragama, potensi gesekan antar-kelompok akan selalu ada.
"Moderasi beragama bukan berarti mendangkalkan akidah, melainkan bagaimana kita menjalankan ajaran agama dengan tetap menghargai kemanusiaan dan keberadaan orang lain yang berbeda keyakinan," ujar Gugun.
Pilar Penting Moderasi Beragama Dalam paparannya, Gugun menyebutkan ada empat indikator utama yang menjadi tolok ukur keberhasilan moderasi beragama di masyarakat:
Komitmen Kebangsaan: Menerima Pancasila dan UUD 1945 sebagai konsensus bersama.
Toleransi: Memberikan ruang dan menghormati hak orang lain untuk berkeyakinan.
Anti-Kekerasan: Menolak penggunaan cara-cara kekerasan dalam mencapai tujuan atau menyelesaikan konflik.
Penerimaan terhadap Tradisi: Terbuka terhadap kebudayaan lokal selama tidak bertentangan dengan pokok ajaran agama.
|
16x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...