
Manega Kerinci - Di era digitalisasi pendidikan, keberhasilan administrasi madrasah sangat bergantung pada peran operator data. Di MAN 3 Kerinci, dua operator andalan, Hatim dan Azlan, menjadi garda terdepan dalam memastikan kelancaran pengelolaan data pendidikan.
Setiap hari, Hatim dan Azlan bertanggung jawab mengelola berbagai aplikasi sistem informasi pendidikan, seperti EMIS (Education Management Information System), SIMPATIKA, serta pengelolaan pangkalan data nilai siswa. Ketelitian menjadi kunci utama dalam pekerjaan mereka, karena kesalahan sekecil apa pun, seperti satu angka atau huruf, dapat berdampak panjang pada administrasi sekolah.
"Pekerjaan operator memerlukan fokus tinggi. Satu angka atau satu huruf yang salah bisa berdampak pada administrasi yang panjang. Kami berkomitmen memberikan yang terbaik bagi kemajuan MAN 3 Kerinci," ujar Hatim saat ditemui di ruang kerjanya.
Kolaborasi antara Hatim dan Azlan menjadi contoh sinergi di lingkungan kerja. Mereka berbagi tugas dalam memperbarui data sarana dan prasarana, menginput data bantuan operasional, serta membantu guru dalam pelaporan kinerja digital. Peran operator kini tidak hanya sebatas memasukkan data, tetapi juga mendampingi rekan kerja memahami platform digital terbaru.
Azlan menegaskan bahwa tuntutan digitalisasi pendidikan semakin besar. Operator madrasah kini harus melakukan pembaruan data secara berkala untuk menjaga integritas data sekolah tetap mutakhir. Selain itu, mereka juga menjadi jembatan informasi antara kebijakan pusat dan pelaksanaan di madrasah, memastikan setiap informasi terbaru dapat segera diterapkan.
Dengan dedikasi dan kerja sama yang solid, Hatim dan Azlan membuktikan bahwa peran operator sangat vital dalam mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan, khususnya di MAN 3 Kerinci. Keberhasilan administrasi dan kelancaran proses digitalisasi madrasah tidak lepas dari komitmen mereka dalam menjaga akurasi dan kecepatan informasi.
|
15x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...