
Manega Kerinci - Perwakilan Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), Syarief Ahmad Hakim, menegaskan pentingnya memperkuat kedudukan keputusan Sidang Isbat melalui regulasi pemerintah yang bersifat mengikat. Menurut Syarief, langkah ini diperlukan untuk menciptakan ketertiban dalam kehidupan beragama serta memperkuat persatuan umat Islam di Indonesia.
Syarief menyoroti kondisi Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Ia menyebutkan bahwa perbedaan metode penentuan awal bulan hijriah, seperti hisab dan rukyat, sering kali menyebabkan perbedaan signifikan dalam penetapan hari raya. Perbedaan ini kerap menimbulkan disparitas di tengah masyarakat, sehingga diperlukan upaya untuk menyatukan keputusan melalui regulasi yang jelas dan tegas.
Sidang Isbat sendiri merupakan forum resmi yang digelar pemerintah untuk menentukan awal bulan hijriah, termasuk penetapan hari raya Idulfitri dan Iduladha. Namun, hasil keputusan Sidang Isbat belum sepenuhnya diikuti oleh seluruh kelompok masyarakat karena belum memiliki kekuatan hukum yang mengikat. Oleh karena itu, Syarief menilai regulasi pemerintah sangat penting agar keputusan Sidang Isbat dapat diterima dan dijalankan secara seragam oleh seluruh umat Islam di Indonesia.
Untuk informasi dan layanan terkait keagamaan, masyarakat dapat mengakses portal resmi Kementerian Agama di https://kemenag.go.id/layanan. Melalui portal ini, tersedia berbagai informasi terbaru mengenai regulasi, pendidikan keagamaan, agenda nasional, publikasi digital, serta berita dari Kementerian Agama baik di tingkat pusat maupun daerah. Selain itu, masyarakat juga dapat mengikuti saluran resmi Kementerian Agama melalui WhatsApp untuk mendapatkan pembaruan informasi secara langsung.
|
4x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...