
Manega Kerinci - Iduladha 1447 H tiba saat dunia menghadapi berbagai krisis kemanusiaan yang mendalam. Di sejumlah wilayah konflik seperti Gaza dan Sudan, masyarakat tidak dapat merayakan hari besar ini sebagaimana mestinya. Mereka justru dihadapkan pada perjuangan untuk bertahan hidup di tengah reruntuhan, kelaparan, dan ketidakpastian yang terus berlangsung.
Kondisi di Gaza dan Sudan menjadi gambaran nyata betapa beratnya beban yang harus dipikul oleh masyarakat di daerah konflik. Di sana, Iduladha tidak lagi menjadi momen perayaan, melainkan hari-hari penuh keprihatinan dan upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar. Banyak keluarga yang kehilangan tempat tinggal, akses terhadap makanan terbatas, dan keamanan tidak terjamin.
Ahmad Tholabi Kharlie, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menyoroti bahwa situasi ini menuntut perhatian dan empati dari seluruh masyarakat dunia. Ia mengingatkan bahwa Iduladha seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, terutama mereka yang sedang mengalami penderitaan akibat konflik dan bencana kemanusiaan.
Dengan demikian, Iduladha 1447 H menjadi pengingat penting bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas harus terus dijaga dan diperkuat, terutama di tengah situasi sulit yang dihadapi oleh banyak orang di berbagai belahan dunia.
|
11x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...