
Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Muhammadiyah mendorong penerapan kurikulum berbasis cinta di lingkungan madrasah. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membentuk karakter peserta didik yang lebih baik.
Menurut Majelis Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah, kurikulum berbasis cinta menekankan pentingnya nilai kasih sayang, empati, dan kepedulian sosial dalam proses pembelajaran. Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu berkontribusi positif di masyarakat.
Implementasi kurikulum ini dipandang penting untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks, di mana pendidikan tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan sikap dan perilaku. Majelis Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah menilai, madrasah sebagai lembaga pendidikan berbasis keagamaan memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang berakhlak mulia.
Dorongan ini juga sejalan dengan visi Muhammadiyah untuk menciptakan pendidikan yang holistik dan humanis. Melalui kurikulum berbasis cinta, diharapkan tercipta suasana belajar yang lebih inklusif, harmonis, dan mendukung perkembangan potensi siswa secara menyeluruh. Majelis Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah terus melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada madrasah agar implementasi kurikulum ini berjalan optimal.
|
47x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...