
Menteri Agama mengimbau seluruh akademisi, peneliti, dan perguruan tinggi keagamaan untuk menjadikan Al-Qur’an bukan sekadar sebagai bahan kajian ritual, melainkan sebagai sumber inspirasi utama dalam pengembangan penelitian ilmiah dan sains modern.
Dalam pernyatannya, Menag menegaskan bahwa nilai-nilai universal serta petunjuk yang terkandung dalam Al-Qur’an memiliki relevansi kuat terhadap berbagai disiplin ilmu, mulai dari ilmu sosial, sains, hingga teknologi. Riset berbasis nilai Al-Qur’an diharapkan mampu melahirkan inovasi dan solusi nyata bagi tantangan global saat ini.
"Al-Qur’an menyimpan potensi ilmu pengetahuan yang sangat luas. Jika kita menjadikannya sebagai basis inspirasi dalam penelitian, hasil riset tidak hanya berbobot secara akademis, tetapi juga membawa kemaslahatan moral bagi masyarakat," ujar Menag.
Kementerian Agama terus berkomitmen mendukung program riset dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi agar mampu bersaing di tingkat internasional. Masyarakat dan insan akademis yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut terkait program riset, regulasi, maupun berita keagamaan terkini dapat mengakses portal resmi Kemenag.
|
54x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...