
Manega Kerinci - Disiplin menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di MAN 3 Kerinci. Untuk memastikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berjalan sesuai jadwal, tim guru piket yang terdiri dari Bapak Alpian, S.Pd., Bapak Aang Fajrin, S.Pd., dan Ibu Rosnayenti, S.Pd., bersama Kepala Tata Usaha (TU), Bapak Mat Syukur, SM, memperketat pengawasan terhadap kehadiran dan kedisiplinan siswa sejak pagi hari.
Pengawasan ini dilakukan secara rutin setiap hari sebagai upaya meminimalisir keterlambatan siswa dan memastikan seluruh jam pelajaran terisi optimal sesuai kalender akademik. Tim guru piket dan bagian tata usaha bekerja sama dalam beberapa aspek penting penegakan aturan madrasah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah monitoring kehadiran, di mana guru piket bersiaga di gerbang dan koridor untuk menyambut siswa serta memastikan mereka masuk kelas tepat waktu.
Selain itu, pemeriksaan kerapian seragam dan kelengkapan atribut siswa juga menjadi perhatian utama. Hal ini bertujuan membentuk karakter disiplin pada setiap siswa sejak dini. Dalam manajemen KBM, tim guru piket memastikan perpindahan antar jam pelajaran berjalan tertib. Mereka juga menangani kelas yang gurunya berhalangan hadir agar proses belajar tetap berjalan produktif.
Kepala Tata Usaha, Bapak Mat Syukur, SM, turut memantau sinkronisasi data kehadiran siswa dan guru. Data tersebut kemudian digunakan sebagai bahan evaluasi kinerja bulanan, sehingga dapat diketahui tingkat kedisiplinan dan kehadiran secara menyeluruh di lingkungan madrasah.
Bapak Alpian, S.Pd., menyampaikan bahwa setiap menit di madrasah diharapkan menjadi waktu yang bernilai ibadah dan ilmu. "Kami ingin memastikan bahwa setiap menit di madrasah ini bernilai ibadah dan ilmu. Dengan disiplin yang kuat, siswa tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga memiliki mentalitas yang tangguh," ujarnya di ruang piket.
Keterlibatan Kepala TU dalam pengawasan ini menunjukkan adanya keselarasan antara lini akademik dan administratif. Hal ini memastikan bahwa aturan madrasah tidak hanya menjadi dokumen tertulis, tetapi juga diimplementasikan secara nyata di lapangan. Ibu Rosnayenti, S.Pd., menambahkan bahwa pendekatan yang dilakukan tetap bersifat edukatif. "Kami mengedepankan teguran yang membangun. Tujuannya agar siswa sadar bahwa waktu adalah aset yang sangat berharga dalam menuntut ilmu," tuturnya.
Dengan konsistensi dari tim guru piket dan dukungan penuh dari pihak Tata Usaha, MAN 3 Kerinci optimis dapat terus mencetak generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Upaya pengawasan yang dilakukan secara menyeluruh ini diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih baik dan meningkatkan kualitas pendidikan di MAN 3 Kerinci.
|
347x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...