
KERINCI – Gelombang transformasi digital di dunia pendidikan kini memasuki babak baru dengan hadirnya teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Menjawab tantangan tersebut, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kerinci mengambil langkah proaktif dengan menggelar pelatihan pemanfaatan Gemini AI bagi para pendidik dan tenaga kependidikan.
Pelatihan yang berlangsung di laboratorium komputer MAN 3 Kerinci ini bukan sekadar mengenalkan teknologi baru, melainkan menjadi ruang eksplorasi bagi guru untuk menjadikan Gemini AI sebagai mitra strategis dalam merancang pembelajaran yang lebih personal, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan siswa generasi digital.
Dalam sesi praktik, para guru diajak menyusun prompt (instruksi) berbasis analisis untuk membantu menyusun kerangka Modul Ajar, merancang kuis interaktif, hingga menyederhanakan materi pembelajaran yang kompleks. Kehadiran AI terbukti mampu memangkas waktu administratif yang biasanya membebani guru, sehingga fokus dapat dialihkan kembali pada aspek esensial pendidikan: interaksi emosional dan pembentukan karakter siswa.
Kepala MAN 3 Kerinci menegaskan bahwa integrasi AI di madrasah harus diimbangi dengan literasi etika yang kuat. AI bukan hadir untuk menggantikan peran pendidik, melainkan menjadi alat akselerasi (leverage) agar kreativitas dan efektivitas mengajar meningkat pesat. Guru tetap memegang kendali penuh sebagai kurator materi dan pemandu moral bagi peserta didik.
Inisiatif MAN 3 Kerinci ini diharapkan dapat menjadi salah satu catatan praktik baik (best practice) dalam ekosistem pendidikan Kementerian Agama. Dengan penguasaan teknologi yang tepat guna dan beretika, madrasah terbukti mampu berdiri di garda terdepan inovasi pembelajaran tanpa kehilangan identitas keagamaannya.
|
35x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...