
Ada saat ketika sebuah bangsa perlu berhenti sejenak dalam keheningan. Menjauh dari hiruk-pikuk perdebatan yang tak kunjung henti. Menundukkan kepala. Menyatukan hati. Lalu mengingat kembali untuk apa kita hadir sebagai sebuah bangsa, seraya menengadahkan tangan kepada Sang Khaliq dengan hati yang khusyu'.
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sejatinya bukan murni agenda kenegaraan tahunan. Ini momentum untuk melakukan refleksi, sejauh mana kita telah menjaga amanah kemerdekaan dan seberapa kuat kita berjalan bersama menghadapi masa depan yang penuh onak dan duri.
Bangsa ini memiliki potensi yang luar biasa. Sumber daya alam melimpah, kekayaan budaya, keragaman latar belakang warga, ilmu pengetahuan yang terus tumbuh, dan semangat gotong royong adalah anugerah Tuhan tak terkira yang harus dikelola menjadi kekuatan bersama.
Tetapi, potensi tidak akan menjadi kekuatan jika kita berjalan sendiri-sendiri. Apalagi jika antar kita saling menyakiti atau meniadakan. Perbedaan kepentingan, pilihan politik, bahkan perbedaan pandangan jangan sampai membuat kita kehilangan persaudaraan sebagai sesama anak bangsa. Apalagi kehilangan respek yang menjadi tautan batin antar anak bangsa.
Karena itu, dalam doa yang saya panjatkan, saya memohon agar Allah menyatukan hati dan pikiran kita untuk bersama-sama mencintai negeri ini.
-
Untuk mengakses berbagai layanan Kementerian Agama, silakan kunjungi https://kemenag.go.id/layanan
.
Melalui portal ini, Anda dapat memperoleh informasi terkini mengenai, regulasi, pendidikan keagamaan, agenda nasional, publikasi digital, serta berita Kemenag dari pusat dan daerah.
Ikuti juga saluran Kementerian Agama di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb9xP10Fy72KZA2gk81S
|
85x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...