
Manega Kerinci, 5 Januari 2026, Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal kembali terpancar di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kerinci. Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jambi ke-69 yang diperingati setiap tanggal 6 Januari, seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) MAN 3 Kerinci kompak mengenakan pakaian adat Melayu Jambi.

Kegiatan ini sesuai dengan surat edaran Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jambi, yang menganjurkan penggunaan pakaian adat khas daerah untuk menyemarakkan peringatan hari jadi provinsi. Untuk laki-laki, busana yang dikenakan adalah teluk belango lengkap dengan sarung bermotif kotak-kotak dan kopiah hitam. Sementara bagi perempuan, mengenakan baju kurung dengan tengkuluk atau penutup kepala yang elegan, sesuai tradisi Melayu Jambi.

Kepala Madrasah MAN 3 Kerinci, Hj. Tistiarni, S.Ag, M.PdI, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan wujud penghormatan terhadap warisan budaya Provinsi Jambi sekaligus mendukung semangat kebersamaan di lingkungan madrasah."Kami ingin menunjukkan kekompakan dan rasa bangga sebagai bagian dari masyarakat Jambi.
Dengan mengenakan pakaian adat ini, kami turut merayakan usia ke-69 Provinsi Jambi yang semakin maju dan berdaya saing. Semoga ini juga menginspirasi siswa-siswi untuk lebih mencintai dan melestarikan budaya daerah," ujar Hj. Tistiarni saat ditemui di halaman madrasah.

Kegiatan serupa juga dilakukan di berbagai instansi pendidikan dan pemerintahan di Provinsi Jambi, sejalan dengan instruksi gubernur dan semangat peringatan HUT yang mengusung tema persatuan serta pelestarian budaya. Di Kerinci, pemandangan PTK MAN 3 Kerinci berbusana Melayu Jambi ini menjadi sorotan positif, menambah nuansa meriah di awal tahun 2026.
Dirgahayu Provinsi Jambi ke-69! Jambi Maju, Melaju, Mantap! Semoga provinsi ini terus berkembang dengan kekayaan budaya dan kebersamaan seluruh masyarakatnya. Pemakaian busana adat ini juga dimanfaatkan sebagai media edukasi visual bagi para siswa-siswi MAN 3 Kerinci.
Dengan melihat para guru mengenakan pakaian tradisional secara lengkap, siswa diajak untuk mengenal lebih dekat detail estetika budaya Jambi, mulai dari filosofi Tengkuluk yang melambangkan kehormatan perempuan hingga gagahnya Teluk Belango. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepemilikan (sense of belonging) di kalangan generasi muda terhadap identitas lokal di tengah gempuran tren modernisasi.
Momen langka ini tidak dilewatkan begitu saja untuk diabadikan dalam sesi foto bersama di halaman madrasah yang asri. Keceriaan terpancar dari wajah para guru dan staf saat berpose mengenakan busana warna-warni khas Melayu Jambi. Dokumentasi tersebut kemudian dibagikan melalui media sosial resmi madrasah sebagai bentuk kampanye "Bangga Berbudaya". Tak pelak, unggahan ini mendapatkan respons positif dari wali murid dan masyarakat luas yang mengapresiasi cara madrasah menjaga marwah tradisi di institusi pendidikan.
Peringatan HUT Provinsi Jambi ke-69 di MAN 3 Kerinci ini menjadi refleksi bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak boleh melupakan akar budayanya. Sesuai dengan slogan "Jambi Mantap", MAN 3 Kerinci berkomitmen untuk terus menyelaraskan antara prestasi akademik yang modern dengan penanaman nilai-nilai kearifan lokal.
Semangat mengenakan pakaian adat ini diharapkan menjadi simbol bahwa seluruh sivitas akademika MAN 3 Kerinci siap melaju bersama Provinsi Jambi menuju masa depan yang lebih gemilang, namun tetap berpijak pada nilai religius dan budaya yang luhur.
|
659x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...